Sabtu, 28 Juli 2018

spesikasi server


4.1. Menyajikan hasil analisis kebutuhan server untuk keperluan lalu lintas dan aplikasi jaringan

Kebutuhan Server ntuk Lalu Lintas dan Aplikasi Jaringan Komputer

1.Spesifikasi Hardware

Pengertian Perangkat Keras/Hardware Jaringan Komputer adalah peralatan yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer lainnya dalam suatu jaringan yang bertujuan untuk berbagi data, informasi dan peralatan lainnya perangkat ini bersifat fisik atau terlihat wujudnya.


bebeberapa perangkat keras/hardware Jaringan Komputer diantaranya :

Ø  Modem
Satu-satunya saat modem tidak diperlukan adalah saat telephone tombol digunakan sebagai terminal. Semua saluran jaringan komputer lain memerlukan modem pada tiap ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi pada kecepatan tertentu biasanya 300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik dan seterusnya kecepatan modem menentukan kecepatan transmisi data.
ADSL adalah type modem untuk penggunaan accses internet kecepatan tinggi. Umumnya modem ADSL merupakan integrasi dari modem, firewall dan ethernet switch serta router dan mungkin juga dengan transiever. Modem ADSL bekerja pada frekwensi yang berbeda dengan frekwensi yang digunakan dalam percakapan telephon sehingga saluran telephon dapat digunakan untuk percapapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.

Ø  NIC ( Network Interface Card )
Kartu jaringan atau Lan card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.


Ø  HUB
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link.


Ø  Konektor RJ 45
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP


Ø  Kabel UTP
Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP.

Ø  Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda. Contoh jaringan yang menggunakan fiber optik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.


Ø  Swich
Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.


Ø  Cluster Control Unit
Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.

Ø  Front - end Processor
Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host.
Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.
Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).
Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

Adapun perangkat-perangkat tersebut antara lain :
1. File Server
File server adalah merupakan komputer tujuan utamanya adalah menyediakan layanan dan ruangan untuk menampung berbagai file (seperti dokumen, gambar, database, dan sebagainya). Layanan ini dapat diakses oleh Workstation yang terhubung dalam jaringan komputer. Sebuah file server dapat berfungsi sebagai dedicated (berfungsi sebagai server secara keseluruhan) atau non-dedicated (berfungsi sebagai server sekaligus sebagai workstation).

2. Workstations/Client
Workstatios/client adalah istilah bagi komputer-komputer selain server yang berada pada suatu jaringan. Koputer workstation menerima atau meminta layanan data dari server untuk di olah sesuai kebutuhan penggunanya. Agar workstation dapat terhubung dengan server, setidaknya memiliki hardware kartu jaringan (network card),aplikasi jaringan (software jaringan), dan media perantara untuk menghubungkan ke jaringan (kabel ataupun sinyal elektris).

3. Kartu Jaringan
Kartu jaringan atau yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC), adalah perangkat keras yang dipasang pada salah satu slot yang terdapat pada motherboard komputer. Pada kartu jaringan terdapat bagian yang berfungsi untuk memasang kabel untuk komunikasi dalam jaringan sehingga memungkinkan hubungan antar komputer dan pertukaran data. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah jenis kartu jaringan Ethernet dan LocalTalk konektor (yang dipopulerkan oleh Apple). Pada model referensi OSI, kartu jaringan berada pada lapisan ke-1 (lapisan Physical) dan lapisan ke-2 (lapisan Data Link).

2.Spesifikasi Software

.   Nmap

NMap adalah sebuah software security scanner yang dikembangkan oleh Gordon Lyon alias Fyodor Vaskovich yang compatible dengan OS Windows, Linux, Mac OS X, Solaris, BSD dan Amigos OS. N Map tersedia dengan dua versi yaitu versi GUI dan Command line, lalu apa fungsi software ini??
Mari kita ulas lebih lanjut.NMap memiliki fungsi-fungsi standar layaknya sebuahsecurity scanner: mendeteksi port-port yang terbuka, mengidentifikasi versi OS dan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan service, dan lain-lain.




   WireShark
Software wireshark memilki beberapa fungsi, yaitu :
·         Mampu menganalisa transmisi paket data pada jaringan,
·         Memonitoring proses koneksi dan transmisi data antar komputer.
·         Mampu mengetahui isi paket data yang sedang berlalu lintas dalam jaringan komputer tersebut.

   Look@LAN
Software ini bisa digunakan pada OS apapun, pengoperasiannya pun cukup mudah, software ini akan menampilakan laporan yang menyatakan keadaan jaringan pada saat itu, dalam bentuk tabel.
Beberapa fitur yang dimiliki software ini adalah :
·         Mengetahui IP Address, pada komputer jaringan
·         Mengetahui status konektivitas dengan jaringan
·         Distance
·         Serta mengetahui sistem operasi yang digunakan oleh komputer pada jaringan tersebut
·         Mengetahui hostname, netBIOS name, netBIOS user, SNMP status dan Trap.
·         Menginformasikan pada komputer server, host yang sedang online/offline

   Angry IP Scanner
IP angry Scanner berfungsi untuk membantu dalam pengelolaan, invostorisasi serta menjaga jaringan agar tetap mampu berjalan dengan baik, melalui alamat IP Address dari setiap komputer yang ada pada jaringan. Selain itu, software ini jugadapat membantu seorang admin jaringan dalam mengawasi error atau trobubleshooting ajringan karena permasalahan pada IP address, bisa juga karena IP address yang conflik. Selain itu, software ini juga mengantisipasi adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha menyusup pada jaringan seseorang dengan menggunakan IP address yang telah tersedia pada range nya.





   Dude
Software ini memudahkan seorang admin jaringan memonitoring jaringannya, serta mendukung berbagai protokol jaringan, seperti SNMP, ICMP, DNS dan TCP.
Berikit ini adalah cara kerja Dude :
·         Secara otomatis Dude akan melakukan scan keseluruhan pada jaringannya, termasuk perangkat yang tergabung dalam jaringan berbasis dengan subnet.
·         Software ini akan secara otomatis mampu memetakan jaringan komputer.
·         Apabila terjadi troubleshooting pada jaringan, maka software ini akan secara otomatis memberikan pesan peringatan.

3.Kebutuhan Minimal Server

Komputer Server, suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.
Terdapat 1 buah server. Spesifikasi :

ü  Prosesor minimal 3,5 Hetz

ü  VGA minimal 256 MB.
ü  RAM minimal 1 GB.
ü  Hardisk minimal 40 GB.
ü  NIC (Network Interface Card)/LAN Card

spesifikasi server

3.1 Menganalisis kebutuhan server untuk lalu lintas dan aplikasi jaringan komputer

Server adalah perangkat yang ditujukan untuk menyediakan sebuah layanan kepada beberapa perangkat lainya. Terkadang server disiapkan untuk menangani pekerjaan berat, dan terkadang yang lainya disiapkan untuk menangani pekerjaan yang ringan. Jadi tidak semua kebutuhan server itu sama tergantung untuk layanan apa server tersebut disiapkan, mungkin beberapa kebutuhan bisa diminimalisir untuk menghemat biaya. 

Oleh karena itu ketika kita ingin menyiapkan server ada beberapa hal yang harus dianalisan dan disiapkan agar server yang kita siapkan cocok dengan tugas yang akan dikelolanya serta dapat bekerja secara maksimal.


1.Hardwere Jaringan
Hadrawe adalah perangkat keras yang harus diperhitungkan ketika kita ingin menyiapkan server hardware yang dipilih akan sangat menentukan performa server, jika salah memilih hardware maka serverpun tidak dapat bekerja dengan baik. Hardware yang dimaksud adalah hardware jaringan yang bekerja sama dengan server, seperti Router, Switch, dsb. Pastikan, bahwa server kita bisa bekerja sama dengan hardware lainya, pastikan bahwa port untuk koneksi antara peripheral satu bisa bekerja dengan yang lainya.

2.Aktifitas Bisnis
Setelah hardware yang bisa bekerja sama dengan baik, maka kita harus tahu aktifitas bisnis kita seperti apa. Dalam analisa kedua ini, kita harus tahu seberapa berat aktifitas yang dilakukan oleh server, apakah server akan melakukan komputasi matematika yang rumit? Apakah server hanya menyediakan konten? Apakah server bekerja dengan keras sebagai penyedia jasa kriptografi?
Setelah mengetahui aktifitas bisnis, kita bisa menentukan kebutuhan hardware operasional dalam server kita, berapa clock rate yang dibutuhkan, jumlah RAM, jumlah penyimpanan data, processor dan hardware lainnya yang merupakan hardware utama sebuah komputer server.

3.Jumlah Pengguna
Selain aktifitas bisnis, maka yang tidak bisa lepas darinya adalah jumlah pengguna. Aktifitas bisnis yang ringan mungkin memerlukan kualitas hardware yang rendah, tapi dengan jumlah pengguna yang banyak, maka kualitas hardware yang tinggi juga dibutuhkan. 

𝒐𝒑𝒕𝒊𝒎𝒂𝒍=(𝒏𝒑𝒆𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒂∗𝒓𝒂𝒌𝒕𝒊𝒇𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒃𝒊𝒔𝒏𝒊𝒔)∗𝒏𝒑𝒆𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒂 Untuk mendapatkan spesifikasi yang minimal, jumlah pengguna dikalikan dengan rasio aktifitas bisnis yang dibutuhkan karena mereka saring terkait satu sama lain. Spesifikasi minimal tersebut dikalikan dengan jumlah pengguna lagi untuk membuat margin antar spesifikasi minimal dan rata-rata operasional.

4.Skalabilitas
Sebuah struktur yang baik adalah apabila struktur tersebut tumbuh, dia tidak perlu dibangun lagi dari awal. Server harus bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan kebutuhan di masa mendatang. Penentuan skema jaringan, dan juga pembagian sumber daya yang tepat, alokasi cadangan yang tepat bisa membuat perkembangan server dengan mudah tanpa harus merubah yang sudah jadi.

5.Titik Penyebaran
Server dengan pengguna yang tersebar mempunyai jarak yang berbeda-beda dalam mengirimkan informasi. Apabila titik penyebaran terlalu jauh, bukan tidak mungkin server sekunder yang lebih dekat harus dibuat. Pembuatan server sekunder, bisa membuat penyampaian informasi, apabila tidak dimungkinkan, maka optimalisasi hardware media pengiriman data harus ditingkatkan, seperti menggunakan media kecepatan tinggi seperti kabel fiber, dsb.

6.Software
Ingat bahwa hardware tidak bisa bekerja tanpa software. Pemilihan software yang tepat juga dibutuhkan. Kita juga bisa melihat aktifitas bisnis yang dilakukan, apakah server berfungsi sebagai penyedia DNS? Berarti, kita harus menginstall software manajemen DNS di server. Bagaimana dengan pemilihan jenis atau merk DNS server? Pemilihan yang sesuai tergantung dari kebutuhan server, apabila server melayani jutaan pelanggan tiap harinya dan apabila mati sejenak bisa menyebabkan bencana, maka pemilihan merk software sebaiknya dilakukan sebaik mungkin untuk meminimalisir kerugian.

Jumat, 27 Juli 2018

3.1

Memahami jenis-jenis Sistem Operasi Jaringan

Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Menyediakan fungsi khusus untuk :
Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
Mengelola sumber daya jaringan
Menyediakan layanan
Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
Sistem operasi oleh jaringan client/server yang umum digunakan: Windows NT Server family (Windows Server 2000 dan 2003), Novel NetWare, dan Unix/Linux
Windows 98, Windows 2000 professional Windows XP profossional, dan Windows NT Workstation tidak digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan, seperti dapat mengakses file dan printer
Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

Microsoft MS-NET
Microsoft LAN Manager
Novell NetWare
Microsoft Windows NT Server
GNU/Linux
Banyan VINES
Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

Jenis-Jenis sistem oprasi jaringan 
  1. UNIX
    • Multiuser dan multitasking operating system
    • Dibuat di Bell Laboratories awal tahun 1970an
    • Tidak user friendly
    • Dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation (telnet), akses database, dan Network File System (NFS) yang mengijinkan client dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file yang disimpan di komputer yang menggunakan sistem operasi LINUX
    • Trademark dari UNIX sekarang dipegang oleh the Open Group.
  2. Novell Netware
    • Dahulu digunakan sebagai LAN-based network operating system
    • Dibuat oleh Novell, Inc.
    • Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun 1990-an
    • Konsep: pembagian disk space dan printer
    • Pengembangan
    1. File sharing: layanan modul file, pencarian lokasi fisik dilakukan di server
    2. Caching: meng-caching file yang sedang aktif
    3. Netware Core Protocol (NTP) lebih efektif: tidak perlu ada acknewledgement untuk setiap permintaan atau data yang dikirim
    4. Pelayanan selain file dan printer sharing seperti web, email, database, TCP/IP, IPX, dll.
  3. OS/2
    • 32-bit operating system yang dibuat IBM dan Microsoft, tetapi sekarang dikelola hanya oleh IBM
    • Mirip seperti windows tetapi mempuyai feature yang dimiliki oleh Linux dan Xenix
    • Pengguna akan dihentikan diakhir tahun 2006
    • IBM menggunakan Linux dan keluarga Windows
  4. Windows NT
    • Dibuat oleh Microsoft sbagai kelanjutan dari OS/2 versi mereka
    • Versi dan keluarga Windows NT:
    1. Windows NT 3.51
    2. Windows 2000 (NT 5.0)
    3. Windows 2000 Professional (workstation version)
    4. Windows 2000 Server
    5. Windows 2000 Advanced Server
    6. Windows 2000 Datacenter Server
    7. Windows Server 2003
    8. Windows XP

Kamis, 23 November 2017

   Cara mengetahui letak kabel yang putus dengan menggunakan Multimeter atau AVOmeter
1 Avometer adalah singkatan dari Ampere Volt dan Ohm Meter, dengan kata lain satu alat yang bernama AVO meter dapat mengukur arus listrik, tegangan, dan tahanan listrik, dan yang kita utamakan adalah pengukuran tahanan listrik. Maka arahkan selektror switch pada Avometer sobat pada bagian pengukuran OHM (Ω)



2 Sediakan juga alat yang tidak kalah penting yaitu penitih, jarum, jarum pentul atau alat penusuk lain bersipat menghantarkan listrik (konduktor)

3 Sambungkan salah satu Jarum  AVO meter (Multitester) ke salah satu ujung kabel yang akan dicek, dan satu jarum lagi ikat dan sambungkan dengan Jarum (peniti) atau penusuk apapun yang sobat gunakan

perhatikan gambar dibawah ini
Memperbaiki kabel! Ketahuilah letak kabel yang putus dengan Tips sederhana ini

Cek bagian tengah terlebih dahulu sebagaimana ditunjukan oleh gambar, hal ini akan mempercepat pekerjaan sobat dalam menemukan posisi kabel yang putus tersebut

Kabel yang baik dan masih terhubung dapat ditujukan dengan jarum penunjuk harga pada layar AVO meter bergerak penuh. Jika jarum pada layar AVO meter tidak bergerak alias tidak ada sambungan. Jika dirasa seperti itu maka dilanjutkan dengan cek bagian dekat ujung jarum pertama
Memperbaiki kabel! Ketahuilah letak kabel yang putus dengan Tips sederhana ini

Namun, bila ketika dicek bagian tengah sudah memiliki sambungan yang ditandakan dengan bergerak (kalibrasi) jarum pada layar Avometer, maka sobat tidak perlu cek bagian dekat ujung karena sudah pasti ada hubungnnya

Jika dirasa demikian lanjutkan cek ujung jauh
Memperbaiki kabel! Ketahuilah letak kabel yang putus dengan Tips sederhana ini

Jika setelah dilakukan pengukuran hasilnya diketahui jarum penunjuk arah pada layar AVO meter tidak bergerak, maka dipastikan ada penghantar yang putus antara bagian tengah ke bagian penitih

Silahkan lakukan pengukuran dengan jarah lebih sempit anata bagian tengah dengan bagian yang baru diukur tadi, ini dilakukan agar sobat lebih cepat mengatahui letak / posisi kabel yang putus tersebut

Jika dirasa sudah yakin aerah itulah yang terputus dan harus diperbaiki, silahkan gunting dan perbaiki dengan menghubungkannya kembali
Memperbaiki kabel! Ketahuilah letak kabel yang putus dengan Tips sederhana ini

Itulah cara mengetahui letak kabel yang putus dengan menggunakan Avometer


   Cara Mudah Mengukur Arus (ampere) dan Tegangan Listrik (volt) Menggunakan Multimeter


Arus bolak-balik (AC/alternating current) adalah arus listrik di mana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Berbeda dengan arus searah di mana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan waktu. Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk gelombang sinusoida, karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang paling efisien. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain, bentuk gelombang lain pun dapat digunakan, misalnya bentuk gelombang segitiga (triangular wave) atau bentuk gelombang segi empat (square wave).

Secara umum, listrik bolak-balik berarti penyaluran listrik dari sumbernya (misalnya PLN) ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk. Namun ada pula contoh lain seperti sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel, yang juga merupakan listrik arus bolak-balik. Di dalam aplikasi-aplikasi ini, tujuan utama yang paling penting adalah pengambilan informasi yang termodulasi atau terkode di dalam sinyal arus bolak-balik tersebut.

Arus Searah (DC)

Arus searah (bahasa Inggris direct current atau DC) adalah aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah. Sumber arus listrik searah biasanya adalah baterai (termasuk aki dan Elemen Volta) dan panel surya. Arus searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor, walaupun mungkin saja arus searah mengalir pada semi-konduktor, isolator, dan ruang hampa udara

Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang "tampak" mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.


   Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)
Posisikan Saklar Selektor ke DCA.
Cari skala yang sesuai dengan perkiraan arus yang akan diukur. Jika Arus yang akan diukur adalah 200mA maka putarlah saklar selector ke 300mA (0.3A). Jika Arus yang diukur melebihi skala yang dipilih, maka sekering (fuse) dalam Multimeter akan putus. Kita harus menggantinya sebelum kita dapat memakainya lagi.
Putuskan Jalur catu daya (power supply) yang terhubung ke beban.
Hubungkan probe Multimeter ke terminal Jalur yang kita putuskan tersebut. Probe Merah ke Output Tegangan Positif (+) dan Probe Hitam ke Input Tegangan (+) Beban ataupun Rangkaian yang akan kita ukur. Untuk lebih jelas, silakan lihat gambar berikut ini.
Baca hasil pengukuran di Display Multimeter.


   Cara Mengukur Tegangan DC (DC Voltage)
Atur Posisi Saklar Selektor ke DCV.
Pilihlah skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 8 Volt, putar saklar selector ke 12 Volt (khusus Analog Multimeter). **Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada multimeter.
Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe Merah pada terminal Positif (+) dan Probe Hitam ke terminal Negatif (-). Hati-hati agar jangan sampai terbalik.
Baca hasil pengukuran di Display Multimeter.


   Cara Mengukur Tegangan AC (AC Voltage)
Atur Posisi Saklar Selektor ke ACV.
Pilih skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 220 Volt, putar saklar selector ke 300 Volt (khusus Analog Multimeter). **Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang tertinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada multimeter.
Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Untuk Tegangan AC, tidak ada polaritas Negatif (-) dan Positif (+).
Baca hasil pengukuran di Display Multimeter.


Demikian postingan OM BT tentang Cara Mudah Mengukur Arus (ampere) dan Tegangan Listrik (volt) Menggunakan Multimeter.



Mengukur Tegangan Listrik Menggunakan Multimeter
Pada Multimeter analog, hasil pengukuran tegangan dibaca pada papan skala tegangan (ACV-DCV). Kemampuan mengukur tegangan dari Multimeter tergantung spesifikasi Multimeter dan batas ukur (range) yang dimiliki oleh saklar jangkauan ukur. Multimeter analog tipe CX506 merk SANWA memiliki batas ukur tegangan (ACV-DCV); 3V/12V/30V/120V/300V/1200V/30kV. (Khusus untuk pengukuran tegangan 30 kilo Volt harus menggunakan kabel penyidik/probes “HV 50”).
Pada Multimeter analog tipe CX506, batas ukur (range) terendah adalah 3 Volt, dengan demikian, jika batas ukur (range) diletakkan pada posisi 3 DCV Multimeter mampu mengukur tegangan dari baterai kering/dry cell (dengan tinggi tegangan 1,5V) lebih akurat ketimbang pada batas ukur (range) 10 DCV. Multimeter analog tipe SP 10D merk SANWA atau yang sejenis, memiliki batas ukur (range) tegangan (ACV-DC); 10V/50V/250V/500V/1000V.
Mengukur Tegangan DC Menggunakan Multimeter
Dalam mengukur DCV, posisi kabel probe warna merah (+/out) diletakkan pada titik positip (+) dari sumber tegangan yang akan diukur, kabel probe warna hitam (-/common) diletakkan pada titik negatip (-).
Untuk lebih jelasny dapat dilihat skema dan penempatan selektor batas ukur multimeter untuk mengukur tegangan DC seperti pada gambar berikut.
Cara mengukur tegangan DC menggunakan multimeterCara mengukur tegangan DC menggunakan multimeterCara mengukur tegangan DC menggunakan multimeter
Untuk membaca tegangan DC hasil pengukuran maka perlu dilihat batas ukur yang digunakan, kemudian di baca penunjukan jarum multimeter sesuai batas ukur yang digunakan.
Mengukur Tegangan AC Menggunakan Multimeter
Untuk mengukur Tegangan Arus Bolak Balik (ACV) posisi kabel probe boleh bolak balik, karena pada ACV setiap detik terjadi 50 x perubahan kutub positip menjadi kutub negatip dan sebaliknya.
Cara pengukuran tegangan AC menggunakan multimeter dapat dilihat pada gambar berikut :
Cara mengukur tegangan AC menggunakan multimeterCara mengukur tegangan AC menggunakan multimeter
Hal yang perlu diperhatikan dalam mengukur tegangan adalah posisi saklar jangkauan ukur dan batas ukur (range). Jika akan mengukur 220 ACV, saklar jangkauan ukur harus berada pada posisi ACV, dan batas ukur (range) pada angka 250 ACV. Hal yang sama berlaku untuk pengukuran tegangan DC (DCV).
Perlu diperhatikan faktor keselamatan dalam mengukur tegangan AC menggunakan multimeter. Perhatikan apakah isolasi pembungkus kabel probe. Apakah ada yang terkelupas? karena seringkali kabel probe luka terkena solder sehingga pada saat digunakan untuk mengukur tegangan AC kondisi kabel seperti itu dapat membahayakan keselamatan kita dalam mengukur tegangan AC menggunakan multimeter.

    Cara Mengecek Power Supply Tanpa Menggunakan Motherboard

Banyak cara untuk mengecek kondisi power supply. Jika Anda pergi ke toko komputer disana dijual alat khusus untuk cek kondisi power supply (power supply tester). Namun disini saya tidak membahas hal itu, disini saya akan membagikan cara cek kondisi kerusakan power supply dengan cara manual.
Cara manual untuk mengecek kondisi kerusakan power supply adalah dengan cara jumper. Yang dimaksudkan cara jumper disini adalah dengan menghubungkan bagian plus (+) dan minus (-) power supply menggunakan kabel. Karena dengan cara ini kondisi kerusakan power supply akan kita ketahui dengan mudah. Selanjutnya jika ternyata power supply yang bermasalah, maka kita tinggal memperbaiki power tersebut atau menggantinya dengan yang baru.

Jika kita lihat kabel yang terdapat didalam power supply atau kabel yang terhubung ke motherboard maka akan ditemukan banyak kabel. Kabel dari power supply yang terhubung ke Motherboard dinamakan konektor catu daya. Konektor catu daya ini berfungsi untuk mensuplai tegangan listrik ke Motherboard, CD-ROM, dan Hardisk. Nah disini kita akan menghubungkan secara langsung konektor catu daya tersebut (jumper) untuk mengecek kondisi kerusakan power supply.
Konektor catu daya pada power supply memiki 24 pin yang kemudian dibagi menjadi 2 bagian. Namun sebetulnya konektor catu daya power supply yang terpenting adalah berjumlah 20 pin saja. Silakan saja Anda cek kalau konektor yang 4 pin dapat kita pisahkan sehingga jumlahnya menjadi 20 pin. Malahan untuk motherboard tipe dulu umumnya memiliki 20 pin saja.
Ok sekarang mari kita bahas ke inti permasalahan yaitu cara mengecek kondisi power supplyapakah rusak atau tidak.


   Cara Cek Kondisi Power Supply Dengan Jumper

Anda perhatikan gambar ilustrasi konektor catu daya 20 pin power supply dibawah ini berikut warna-warnanya :
Anda siapkan alat untuk menghubungkan konektor (jumper) yang dapat menghantarkan listrik seperti kabel, tembaga, atau media lainnya;
Buka atau keluarkan power supply dari casing komputer dan jangan sampai lupa cabut semua kabel yang terhubung dari power supply (Motherboard, CD-ROM, dan Hardisk);
Anda lihat gambar konektor 20 pin power supply diatas dan warna-warnanya. Untuk plus (+) adalah warna hijau, maka silakan Anda masukkan salah satu ujung kabel ke konektor warna hijau;
Untuk minusnya (-) adalah warna hitam. Anda pilih saja konektor warna hitam. Ada 7 konektor warna hitam, Anda pilih satunya untuk menghubungkan salah satu kabel jumper tadi;
Jika kedua kabel jumper sudah dimasukkan atau sudah terhubung antara konektor warna hijau dan hitam, silakan Anda sambungkan power supply listrik dan lihat reaksinya.
Untuk memastikan apakah power supply rusak atau tidaknya setelah Anda mempraktikkan cara diatas adalah apakah kipas (fun) yang terdapat pada power supply berputar atau tidak? Jika kipasnya berputar maka dipastikan kalau power supply masih dalam kondisi baik. Namun jika sebaliknya maka power supply sudah tidak layak pakai lagi. Coba Anda perbaiki power supply atau jika kondisinya sudah parah maka sebaiknya ganti saja dengan power supply yang baru.




Kamis, 07 September 2017

cara membuat hiren usb botable beserta cara masuk ke bios windows

posting kali inisayamencobamemberikan tutorial caraMembuat HIREN’S USB Bootable Dengan GRUB4DOS.
Lantasapabedanyamenggunakan Rufus dengan GRUB4DOS? Secarapraktek, menggunakan Rufus lebihmudahdanlebih simple dibandingkandengan GRUB4DOS.Namundisiniperlusayainformasikan, darisekian kali sayamembuat HIREN’S USB Bootable dengan Rufus, beberapa kali mengalamigagal booting, terutamauntuk me-launch Mini Windows XP dan KON-BOOT.Mungkinkarenaaplikasi portable Rufus tersebuttergolongbaru, jadiwajarjikaterdapatbeberapa bug untuk me-load file2 ISO tertentu.
Nah, berikutadalah langkah2 yang bisakitalakukanuntukmembuat HIREN’S USB Bootable Dengan GRUB4DOS:
Tools:
·         USB flashdisk (1GB atolebih)
·         Download USB Disk Format dimari
·         Download file ISO Hirens.BootCD.15.2 dimari 
·         Download Grub4dos dimari
·         Jikasudah, ekstrak masing2 package, termasuk file ISO Hirens.BootCD.15.2 sampaiterdapat folder “HBCD”. Andabisamengekstrakmenggunakanwinrarato 7zip.
·         Jikaandabelummempunyai tool pengekstrak, bisadonlodsalahsatunyadimari:Winrar
7Zip
Membuat HIREN’S USB Bootable:
·         Hubungkanflashdiskke PC
·         Jalankan usb_format.exe (untuk win 7, run as administrator)
·         Pastikan parameter berikut:
1. Device: pilihflashdisk yang akandigunakan
2. File system: FAT32
3.  Format options: Quick format
4. Klik START
·         Buka folder Grub4dos, kemudianjalankan grubinst_gui.exe (untuk win 7, run as administrator)
·         Pastikan parameter berikut:
1. Device name: Disk (pilihflashdisk yang akandigunakan)
2. Klik “refresh”
3. Pilih “Whole Disk (MBR)”
4. Klik Install
·         Jikamuncul window CMD sepertiberikut, klik ENTER
·         Dari folder Grub4dos, copy file “grldr” dan “menu.lst” keflashdisk
·         Dari folder Hiren’s.BootCD.15.2 yang telahdiekstraksebelumnya, kemudian copy folder “HBCD” dan “autorun.inf” keflashdisk
·         Sehinggadalamflashdisk HIREN, terdapat 1 folder dan 3 files                                                                                                                    cara masuk ke bios window,sebenarnya cara masukdi bios berbeda beda tetapi di komputer ini menenkan f12 
         tekan enter pada legacy1 pada bios plih dengan nama flashdisk anda lalu tekan tab boot pilih boot device tekan enter pada nomer 1 lalu tekan f10 dan akan merestart sendiri 


Cukupmudahbukan?Karenabegitubermanfaatnya program2 di dalam HIREN ini, saya rasa kitawajibmemilikinyauntukmenjadikansenjataandalandisaatmelakukan troubleshoot. Takterkecualijugauntukmem-bypass hingga me-reset password local user/ admin padabeberapa OS, seperti Win XP hingga Win 7 yang akansayabahaspada posting mendatang.

Tes Tulis UKK 2020

Tes Tulis UKK 2020 soal Memahami Teknologi jaringan komputer Menjelaskan pengetahuan tentang jenis-jenis kabel  Memahami pengetahua...